Aksi Damai #411

Liputan aksi damai #AksiBelaQuran #AksiBelaIslam 4 November 2016 di Masjid Istiqlal Jakarta.

Semoga dapat membuka mata dunia bahwa aksi yang diikuti jutaan orang itu bisa berlangsung damai.

 

View on Path

Advertisements

Menikmati Macet

Sudah tiga jam setengah dari rumah, hendak menuju tikum/titik kumpul bareng klub mobil menuju Purwokerto di Rest Area km 86 tol Cipali, kami baru sampai km 35. Macet ya? Nggak, cuma parkir berjamaah.

Ya itu lah resiko bepergian saat long weekend seperti ini, banyak warga Jabodetabek balik kampung juga liburan dengan naik mobil pribadi. Jadinya ya begini, beringsut-ingsut bareng ribuan mobil yang antri keluar dari tol Jakarta-Cikampek.

Have fun, perbanyak dzikir saja ya.

Bikin SIM A (lagi)

Gara-gara teledor, aku gak nyadar kalau SIM A-ku sudah kadaluarsa 1 tahun lebih 1 bulan. Baca-baca info di internet, karena telat SIM itu gak bisa lagi diperpanjang. Kudu bikin baru lagi dah, yang mana berarti kudu ikut tes lagi, baik teori maupun praktek. Duh!

Aku tiba di Polres Bekasi pukul 07.45. Langsung diarahkan ke ruang Tes Kesehatan, yang ternyata baru buka pukul 08.30.

Setelah membayar Rp 25k, lanjut menuju Loket 1 di belakang gedung Polres untuk membayar biaya bikin SIM A baru Rp 120k, juga asuransi sebesar Rp 30k.

Sampai di sini pukul 08.50 saat menunggu panggilan ke Loket 2, berarti baru 20 menit saja.

Pukul 09.17 dipanggil untuk foto SIM. Setelah itu menuju tes teori dengan menggunakan komputer.

Waktu yang disediakan adalah 30 menit untuk 30 soal teori dan 7 soal survey. Pukul 09.40 aku selesai menyelesaikan semua soal, dicap lulus dan menuju tes praktek di belakang gedung.

Tes ini sulit, walau terlihat mudah. Pertama, medannya sempit sekali. Kita tidak boleh menjatuhkan patok, juga maju mundur dalam bermanuver.

Disediakan dua mobil, satu dengan transmisi otomatis (Daihatsu Terios), dan untuk manual memakai Daihatsu GranMax.

Saat tiba giliranku, belok ke kanan lancar sampai roda diluruskan. Pas mundur kembali ke titik awal, bencana terjadi, patok di kiri belakang aku jatuhkan. “Kembali lagi Selasa depan ya pak, di bawah jam 11” kata petugasnya.

Ya sudah, mau gimana lagi, balik kanan kita menunggu jadwal tes praktek selanjutnya.

Hikmahnya adalah, bila tak ingin menjalani tes teori dan praktek lagi, jangan sampai lupa jatuh tempo SIM Anda. Kalau lupa, gak bisa diperpanjang dan harus ujian lagi kaya gini. There.

Kumpul Sepupu

Kami bersaudara sepupu, dari dua orang tua kami yang berkakak adik. Papa almarhum telah meninggal tahun 1992 silam, sedangkan bude baru berpulang sepekan yang lalu.

Pada malam ke tujuh kepergian bude, kami diundang ke rumah mbak Rina, yang kami manfaatkan juga untuk berfoto bersama.

Memang tidak komplit karena adik²ku tidak bisa hadir, namun putra putri bude lengkap semua (termasuk mbak Tetty dari Montana US), membuat momen ini gak bisa setiap hari terjadi.

Cheese!

Droning at KLCC

Actually, this site is forbidden to fly a drone, someone said. Then curiously I try to power up the propellers, flying my drone towards my clients who are waving in front of KLCC park. The shot was successful, until a security guy noticed the drone and blew his whistle to warn me, while me was trying to fly the drone high enough to capture this amazing twin towers.

Surprisingly, he just wanted me to land my drone, that’s all. He asked it with low and calm voice. And after I catch and fold my Mavic, he let me go and keep this footage for me.

Thanks man! 👮

Hot job day in #KLCC with @hilmanhendrayana and @jemoto.official

Sholat Khusuf di Al Iman

Semalam terjadi gerhana bulan di Indonesia, khususnya Jakarta dan sekitarnya. Orang menyebutnya super blue blood moon eclipse.

Salah satu masjid di komplek kami, Masjid Al Iman, menyelenggarakan sholat gerhana/Khusuf, dimulai setelah sholat isya.

Alhamdulillah cukup banyak yang hadir, lebih dari 4 shaf.

Sepulangnya dari masjid, bulan tampak kemerahan. Meskipun gak punya lensa tele, dengan lensa kit 18-55m pun masih bisa tampak dengan jelas.

Allahu Akbar!