Aksi Damai #411

Liputan aksi damai #AksiBelaQuran #AksiBelaIslam 4 November 2016 di Masjid Istiqlal Jakarta.

Semoga dapat membuka mata dunia bahwa aksi yang diikuti jutaan orang itu bisa berlangsung damai.

 

View on Path

Advertisements

Tips Pacaran #4: Ajak ke Pengajian

Bersama ustadz Adi Hidayat

Kencan favorit kami memang unik. Kami juga sesekali sih nonton bioskop berdua, kulineran berdua atau nemenin dia belanja. 

Tapi berkencan dengan mengajaknya ke majelis taklim rasanya paling mesra: menuntut ilmu bersama dan ada jaminan bertambahnya rasa sayangnya pada pasangan hidup kalian.

Kok bisa?

Bersama ustadz Felix Siauw

Ya, karena mengajaknya ‘berkencan’ ke tempat yang paling disukai Allah subhanahu wa ta’ala, di mana lagi kalau bukan di masjid, bertemu atau melihat langsung ustadz yang memberi bekal ilmu untuk hidup di dunia dan akhirat, biasanya langsung ‘klik’ kalau sudah suka pada ceramahnya.

Bersama Ustadz Abdul Somad

Masih gak percaya juga? Silakan coba. Gak tanggung ya kalau ketagihan, karena sekali suka tips pacaran yang satu ini, in syaa Allah ketagihan untuk lagi dan lagi.

Bersama Aa Gym dan teh Ninih

Kajian Santun di Dunia Maya, Cerdas di Dunia Nyata

Alhamdulillah, malam ini bisa menghadiri kajian Quran Sunnah Solution Special Edition di masjid Al Ihsan Pondok Timur Mas, Bekasi, yang diasuh ustadz Adi Hidayat setiap Kamis malam. Disebut edisi spesial malam ini karena menghadirkan ustadz Felix Siauw.

Acara yang digelar setelah sholat Maghrib dan dilanjutkan bada sholat isya, dihadiri begitu banyak jamaah, sampaknmeluber sehingga yang telat datang seperti kami, harus rela berada di teras luar dan mengikuti kajian dari layar kain yang disediakan.

Tapi tak mengapa, karena hadir ke dalam kajian cerdas seperti ini benar-benar mendapatkan tambahan ilmu yang sangat bermanfaat, in syaa Allah untuk kehidupan dunia wal akhirat, dunia maya dan di dunia nyata.

Barakallahu fikum ustadz Adi Hidayat & ustadz Felix Siauw!

Arti Reuni 212

Screen Shot 2017-12-04 at 9.24.09 AM

Video Reuni 212 yang kemarin aku publish, ma syaa Allah, ternyata mendapat sambutan yang luar biasa. Mirip seperti saat aku memposting video Aksi Bela Islam 411, 4 November 2016 yang juga viral di YouTube dan Facebook.

Kali ini, video Reuni 212 itu, diendorsed oleh Ustadz Felix Siauw, yang hanya dalam beberapa menit saja sudah tembus puluhan ribu viewers.

Alhamdulillah, posting video Reuni 212 itu bertepatan dengan pencapaian milestones jumlah postinganku di Instagram yang ke 1000. 💪🏼😄

Screen Shot 2017-12-03 at 9.54.04 PM.png

Dan, mungkin karena ini menjadi viral, video itu menjadi videoku di Instagram yang mempunyai jumlah view dan like terbanyak, alhamdulillah.

Terima kasih untuk Ust Felix yang telah mengendorsed video Reuni 212, disertai caption tausiyah yang khas beliau:

Arti 212
By Ust. Felix Siauw

Menarik memang mengamati cara-cara kaum munafikin yang selalu tak suka dengan apapun yang terkait dengan Islam, salah satunya kesuksesan reuni 212 yang lalu

Gerakan kebangkitan ummat Islam yang disimbolkan dengan 411/212 memang fenomena baru dalam sejarah Indonesia, tak pernah ada gerakan semasif dan sesolid ini

Tentu saja, ini menjadi perhatian serius bagi siapa saja yang ingin berkuasa, atau terus berkuasa di negeri ini. Sebab gerakan ini terlalu besar untuk bisa diabaikan siapapun

Faktanya, sejak Indonesia wujud, tak ada satupun partai atau gerakan yang bisa mengagregasi ummat sebanyak 212, lebih hebat lagi, ini dilakukan dengan dana sendiri

Kesadaran yang turut serta dalam gerakan ini pun sangat tinggi, mereka tak mudah terprovokasi, memiliki kepedulian yang sangat tinggi, buktinya keamanan dan kebersihan saat aksi

Begitulah semua tuduhan kaum munafik dan kafir terbantah hanya dengan reuni itu saja. Radikal, intoleransi, anti-NKRI, anti-Pancasila, semua tuduhan tak laku

Tapi begitulah kerja orang panik, sebagaimana kafir Quraisy yang bingung menuduh apa pada Rasulullah yang sempurna, akhirnya tuduhannya mengada-ada

Maka tuduhan terhadap reuni 212 yang telah terbukti gagal, mereka lanjutkan dengan pasca reuni 212. Termasuk isu tak peduli bencana banjir, atau ada bendera HTI. Lucu

Maklumi saja orang-orang panik ini, mereka yang hendak tenggelam, apa saja akan disambar, bahkan hanya jerami yang mengambang, orang panik suka aneh-aneh

Tapi bagi yang hadir di reuni 212, jelas-jelas ini ngangeni. Alhamdulillah, saat berdesak-desakan orang berbagi senyum, saat lapar dan haus mendahulukan saudaranya, indah

Tak mungkin bila ini bukan rahmat Allah, bukan Allah yang terlibat. Begitu banyak manusia, namun begitu aman damai dan tenteram, siapa yang masih punya hati, tak bisa mengingkari

Biarlah 212 terus mengingatkan kita, bahwa persatuan itu indah. Dan mengistiqamahkan kita di jalan dakwah, agar Kitabullah dan Sunnah bisa diterapkan di negeri tercinta Indonesia.

Rasa Itu Hanya untuk Kami

Kenangan itu hadir lagi. Umat kembali memutihkan kawasan Monumen Nasional. Tentu, tidak sebesar aksi sebenarnya setahun lalu, namun rasa itu sungguh dirindukan, khusus untuk mereka yang sudah merasakannya setahun lalu.

Sekecap rasa ghirah yang luar biasa, lillaahi ta’ala, hanya untuk Allah subhanahu wa ta’ala, tetap sama seperti bergemuruh hendak keluar dari dada saat takbir dikumandangkan: ALLAHU AKBAR!

Ya, rasa itu hanya untuk kami kawan, yang hari itu hadir bersama jutaan kawan yang lain. Sebuah asa dan rasa yang ingin kami rasakan kembali, setelah setahun berlalu.

Itu lah mengapa, hari ini, ratusan ribu yang hadir tak peduli jarak dan waktu, datang hanya untuk mengharapkan ridha Allahu Rabbi. Tak lebih.

Sepedaku Baru!

Horeee, akhirnya aku punya sepeda baru. Ini sepeda aku ‘beli sendiri’ lho, kan pekan lalu aku juara menggambar 🤗

Walaupun aku belum bisa naik sepeda roda dua sih, tapi aku mau belajar ah, malu sama sepupuku Aisha, Aira dan Nadif, mereka udah pada jagoan naik sepeda roda dua.

Doain yaa, biar aku cepat bisa, bismillaah.

Ttd,

Maryam Nurfathiya

Maryam Juara 2 Lomba Gambar

WhatsApp Image 2017-11-26 at 2.51.46 PM.jpeg

Alhamdulillah, Maryam juara kedua lomba menggambar hari ini, dalam rangka ulang tahun Otoritas Jasa Keuangan/OJK ke 6 di gedung Bursa Efek Jakarta. Karyanya yang berupa coretan khas Maryam –gambar dirinya sendiri dengan diisi teks-teks keterangan obyek gambarnya– ternyata menarik perhatian dewan juri kali ini.

WhatsApp Image 2017-11-26 at 2.51.46 PM (4).jpeg

Memang coretannya masih anak-anak sekali, apabila dibandingkan dengan yang juara 3 atau juara harapan di sebelah kanannya. Apalagi yang juara tiga, skill mewarnai gambarnya jauh lebih bagus dan rapi dibanding karya Maryam. Namun, kata salah seorang juri, karya Maryam sangat orisinil, beda karakter dengan gambar-gambar yang lainnya.

WhatsApp Image 2017-11-26 at 2.51.46 PM (2).jpeg

Sungguh sebuah prestasi yang membanggakan orang tuanya, karena memang hobi Maryam yang suka menggambar, akhirnya mendapatkan apresiasi justru di lomba menggambar yang pertama kali diikutinya.

Maryam pun senang sekali, karena –ini yang kami takutkan– sebagai anak bungsu di rumah, dia tidak pernah mau kalah. Sebelum ikut lomba ini pun aku udah mewanti-wanti Maryam agar jangan kecewa bila tidak mendapat juara.

Alhamdulillah, senyum yang dia bawa pulang ke rumah hari ini. Selamat ya adek, hadiah lombanya bisa dibeliin sepeda roda dua ya, hehehe..