Maksi Ikan Goreng Lik Tuti

Siang ini kami mengajak mbah Kakung dan mbah Uti dahar di luar rumah. Utami menyarankan ke Rumah Makan Lik Tuti di Kaliori, di pinggir sungai Serayu.

Karena sudah pernah makan di sana, kami pun mantap menuju ke Kaliori walaupun Maryam tetap gak mau ikut, lebih memilih bermain bareng Dinda, sepupunya di rumah mbah.

Menunya cukup sederhana: nasi panas, ikan sungai yang digoreng kering, sambel dan lalapan. Sudah, main course-nya begitu doang, tapi saat dihidangkan di meja, mulut gak berhenti mengunyah sampai perut terasa penuh.

Begitu lah, so simple tapi so treasure, gw yang gak suka makan pakai sambel aja bisa habis sambelnya gegara ikan Boso atau lelembutan yang lain ya cocoknya dipadukan dengan sambel dan nasi putih yang mengepul, hmmm..

Sudah lah kenyang, mari kita pulang. Bremmmm

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s