Gowes Hepi² FE89

Starting point di depan rumah bu Lurah Sari

Akhirnya kejadian juga. Setelah berlama-lama cuma jadi rencana untuk gowes bareng kawan² alumni FE 89 Universitas Diponegoro di Jabodetabek, hari Ahad ini kami pun jadi berkumpul di rumah ‘bu Lurah’ Sari Kemal di komplek Menteng Utama, Bintaro.

Rencana awal start gowes pukul 6 pagi, or paling telat jam 06.30 sudah cuss, namun seperti sudah diantisipasi sebelumnya, gowes baru start pukul 07.40 WIB 😁

Foto keluarga di Taman Hutan Kota Bintaro

Pagi itu kami berlimabelas, dengan beberapa membawa mantan pacarnya seperti gw, Rudi, Sari juga mbak Marita 88 yang ikutan bareng om Bob, suaminya.

Rudi & Linda
Ratnayu, Oyi, Zuriah & Ulin
Menuju next stop point di rumah Tyo
Susi & Utami

Rute yang ditempuh amazingly gak terlalu jauh, padahal start-transit sampai finish terhitung lebih dari 3 jam, karena kelamaan buat stop sana sini, foto² serta -apa lagi kalau bukan– makan² dan ngopi² 😷😁😊

Makan-makan lagi di rumah Tyo

Setelah transit di rumah Tyo, kami pun balik lagi ke rumah bu Lurah untuk menyelesaikan gowes perdana FE89 hari ini, yang rencananya mau dirutinkan sekali setiap bulan, in syaa Allah aamiin..

Makan lagiiii, sebelum pamit di rumah bu Lurah Sari

Dan, lagi-lagi setelah mengisi perut, kami pun pamit dari rumah bu Lurah sembari terdengar pesan dari pak Ketu, ‘ditunggu videonya ya ji..‘ 🤗

Thank you all!

Okay siaaap, semoga bisa cepat jadi ya, mohon bersabar menunggu, hehehe 😁

Reuni 30 Tahun FE89 Undip – Day 2

Reuni 30 tahun FE 89 Undip hari kedua ini diadakan di Rumah KS15, Kyai Saleh Semarang, dengan konsep pesta taman dari sore hingga malam hari.

Sebanyak 67 kawan lama hadir, dari 80 orang yang mendaftar ikutan acara reuni yang kali kedua ini dilaksanakan setelah sebelumnya kumpul-kumpul mendadak di tahun 2017, juga di Semarang.

Panitia menyediakan photo booth yang banyak dimanfaatkan kawan-kawan untuk berfoto bareng teman satu jurusannya, manajemen, akuntansi juga IESP.

Ada juga yang berpose dengan pacar jaman kuliahnya, yang berhasil menjadi pasangan suami-istri, salah satunya ya yang punya blog ini 😁

Di penghujung acara, gw minta waktu untuk berkumpul dengan kawan-kawan yang 29 tahun lalu pernah manggung di sebuah acara pentas seni di Auditorium UNDIP mewakili FE89, untuk menyanyikan lagu yang pernah kami bawakan dulu: Never Say Goodbye dari Bon Jovi.

Seru banget dah pokoknya, urat malu sudah putus, lupa kalau kami semua masuk dalam kategori jelita, jelang lima puluh tahun.

Dan malam itu pun berakhir dengan penuh kegembiraan, senang bertemu lagi dengan kawan-kawan saat muda dulu.Seduluran sak lawase, ndes!

Saksikan serunya reunian 30 tahun FE’89 Undip di YouTube:

Reuni 30th FE Undip 89 – Day 1

Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Hari ini kami mengadakan acara talk show dari 4 alumnus FE Undip 89 sebagai Nara sumber yang mengambil tema When The Books are not Enough, di gedung C Kampus FEB Undip di Tembalang.Tampil sebagai pembicara berurutan dari Beni Edmunandar (Komisaris Trans Jakarta), Enny Sri Hartati, Susi Noorhayati dan Tyo dengan Network-Kingnya.Alhamdulillah gedung pun full house, diisi adik² mahasiswa Undip yang tidak hanya dari fakultas Ekonomi saja tapi juga ada dari fakultas lainnya.Angkatan 89 juga menyumbangkan 2 bangku taman yang diterima oleh pak Dekan FEB Suhartomo.Acara selesai menjelang sholat Jumat dan sebagian panitia pun menutup acara hari pertama ini dengan makan siang dan foto bersama di Kota Lama Semarang.

Liputan Reuni Alste 83

Hari Sabtu, gw bareng bang Zano meliput acara reuni 35 tahun Alumni SMA Telu/Alste Semarang angkatan 1983, angkatannya Lik Fitri yang memintaku untuk meliputnya.

Reuni yang bertajuk ‘3 Tahun Bersama Bersahabat Selamanya‘ ini diikuti lebih dari 200 peserta, dan tentunya, start berawal dari halaman sekolah kebanggaan mereka, SMA 3 Semarang.

Diangkut lebih dari 6 bis, kami pun menuju Griya Persada Convention Hall and Resort di Bandungan sebagai tempat acara puncak dilaksanakan dari pagi hingga sore.

Senang melihat para alumni yang sudah berumur dan sukses dalam kehidupan mereka, bergabung bersama dalam satu acara yang mempertemukan mereka setelah lama berpisah jarak dan waktu.

ALSTE83 Bersahabat selamanya!

Reuni 89 Gak Sengaja

Surprise surprise! Di tengah asyiknya silaturahim dengan keluarga besar Mintardjo, gak dinyana ada keluarga besar lain yang ngumpul di Ancol juga siang itu. Mereka adalah keluarga Renny dan Sri Rejeki, dua teman jaman old waktu sekolah di SD-SMA Vidya Dahana Patra di Bontang, haha.

Lucunya, suami Renny dan adik Sri Rejeki juga teman sejaman adik-adik di Bontang, jadi pertemuan singkat itu penuh dengan keakraban dan kekeluargaan.

Memang benar arti Vidya Dahana Patra, api yang tak pernah padam.

Kajian Al Majmu & Sarapan Bareng

Subuh tadi kami mengikuti kajian rutin ustadz Adi Hidayat yg membahas kitab Al Majmu di Masjid Al Azhar Jaka Sampurna, Bekasi. Seperti biasa, kajian dihadiri banyak jamaah, yang selama 90 menit tekun menyimak apa yang disampaikan ustadz Adi.

Ustadz berpesan agar ilmu itu sebaiknya dicatat, bukan hanya didengarkan tanpa dipraktekkan. Dengan mencatat, hasil catatan itu bisa dimanfaatkan ke banyak orang, minimal kepada diri dan keluarga sendiri.

Istimewanya lagi, setelah kajian selesai, kami bertemu banyak teman-teman haji, yang tanpa rencana dan janjian untuk datang ke sini.

Alhasil, reuni dadakan ini pun berlanjut, bergeser sedikit ke barat, di tempat jajanan Caman di depan perumahan Prima Lingkar Asri.

Nikmatnya, saat langkah kakimu ke rumah Allah disandingkan dengan langkah kaki saudara-saudaramu yang lain, fa bi ayyi alaa irobbikuma tukadzibaan.

Reunian FE89 Undip 2017

G0049615.JPG

Setelah hampir 30 tahun lalu bertemu di kampus FE Undip Erlangga Semarang, untuk pertama kalinya kami-kami bertemu lagi. Para jelita (jelang lima puluh tahun) ini, terlihat sangat bersemangat, seakan-akan kembali ke lorong waktu, bebarengan bercanda di masa-masa kuliah dulu.

_DSF8164

Kumpul-kumpul pertama tentu mengunjungi kampus tercinta di Pleburan. Sekitar 30an teman dari Semarang dan luar kota alhamdulillah bisa hadir, dan mejeng di bawah tangga menuju ruang pendadaran dulu.

DJI_0126.jpg

Setelah itu, kami menuju lapangan basket di depan kampus Imam Barjo, hanya untuk membentuk formasi 89. Ahay, kekinian sekali yak bapak-bapak ibu-ibu ini, xixixixi..

FB_IMG_1508234604388.jpg

Tak lupa kami pun menuju Tembalang, lokasi di mana perkuliahan S1 Undip berada, ke Fakultas Ekonomika dan Bisnis, begitu nama fakultas kami sekarang. Kami pun berpose di depan gedung Dekaniat FEB. Keren yak!

DJI_0193.jpg

Waktu makan siang tiba, kami turun ke kota bawah lagi, kali ini menuju Lawang Sewu untuk menyantap nasi kotak yang sudah disediakan dan tak lupa, selfie bareng membentuk tulisan ‘FE’. Jaaan, jan, joss tenan bocah jelita FE89 ini hahaha..

Satu venue setelah itu, kami menuju Sam Poo Kong, yang sebenarnya pada saat kuliah dulu aku pun gak pernah ke sini. Say cheese!

DJI_0209.jpg

Gak kerasa, sehari penuh ubyang-ubyung di Semarang, kami pun menuju Pantai Marina. Pantai yang jaman kuliah dulu belum dijadikan tempat wisata, sekarang menjelma menjadi salah satu spot fotografi untuk menangkap sunset.

DJI_0216.jpg

Malam pun tiba, saatnya mengisi perut di Angkringan Bimo Nangkring di Hasanudin, milik teman kami Bimo. Di sini diwacanakan reuni akbar 30 tahun pertemanan kami di tahun 2019 kelak. Semoga terlaksana dan semakin banyak yang hadir, aamiin.

Jam 21.37 kami pun berfoto bersama, setelah sama-sama menyanyikan lagu Kemesraan untuk menandai berakhirnya keriaan dan kemesraan sehari penuh di Semarang.

_DSF8568.jpg

Sampai jumpa di 2019, in syaa Allah!

 

BKJ, Tempat Kopdar Favorit

Kunjungan kali ini ke Balai Kopi Jogokariyan/BKJ ternyata menjadi ajang kopi darat/kopdar dengan beberapa kawan dekat dari dua jaman. Yang pertama, kawan² dari Bontang, kota masa kecilku itu, datang sore kemarin setelah beberapa tahun gak jumpa. 

Gak cukup cuma bertiga, kami pun melakukan video call dengan Yanto –another Bontangish– di Jakarta. 

Lumayan, sambungan video cukup bagus dengan WiFi di BKJ, cukup membuat Freddy dan Ishak ini tergelak-gelak.

Esok paginya, giliran kawan² dari milis pembaca tabloid (almarhum) MailPlus, yang sudah kukenal sejak awal tahun 2000-an, datang menyapa. Mereka adalah kang Wezoen yang asli Yogya dan Moch Kurniawan dari Lamongan, yang sedang ambil S2 di salah satu perguruan tinggi di sini.

Benar-benar sebuah nikmat silaturahim, apalagi menjelang Ramadhan ini, semoga memperpanjang umur dan menambah rejeki, minimal rejeki sehat karena senangnya bertemu setelah sekian lama tak berjumpa.

Suwun pol, dab!

Official Logo of Mintardjo Reunion

wpid-logo-reuni-akbar-2014-1.jpg.jpeg

JAKARTA – The D-Day is about to come. We plan the big reunion of my late-mom big family in the last week of June 2014. Maybe around 70 persons would attending this one-in-life-time event in Semarang, our grand parents homeland.

And for the family photo, we need an official jersey to wear with a big logo on it. So, here’s the logo that I proposed.

Can you see it eye catching enough? Or maybe not? 🙂

Posted from WordPress for Android

Turning Back The Time

picture appears courtesy of ibenimages.com

JAKARTA – This afternoon, our late parent’s friend, om Sofwan Nasjurwan, invite me and all of my siblings to visit his house for ‘silaturahim’. We are all more than happy to fulfill this invitation since we were having a close relationship when we lived in Bontang, 30+ years ago.

So, all the conversation goes about the good old days in Bontang. About my dad’s same hobby of fishing with om Sofwan or I finished reading my ‘juz amma’ in year 1982 at his house. How that memory still remains, indicates some good memories are forever kept inside, right?

Like the other Palembangish, tante Ida serves us with her famous tekwan. I remember she always treated her guests with this tekwan. And somehow, the taste is still the same.. 🙂

In the end, we take a family picture together with all of Om Sofwan children and family. It’s really a rare opportunity for us, being treated by our parent’s best friend with a warm hospitality, alhamdulillaah.

Well, if you ever lived in PT Badak Bontang for years, all Bontangish may become your relatives, eternally.

Makasih jamuannya ya om & tante! Barakallahu fikum.

*picture appears courtesy of ibenimages.com