Welcome to SMAN 61, Nak..

Alhamdulillah, setelah tersingkir dari seleksi SMAN 81 Jakarta, Najah akhirnya diterima sebagai siswa non-DKI terakhir untuk program IPS di SMAN 61, Jakarta Timur.

Ini akan menjadi pengalaman baru bagi kami, menyekolahkan anak di sekolah negeri, setelah sebelumnya selalu memilih sekolah Islam. Entah mengapa, aku ingin kali ini anakku masuk SMA Negeri, walaupun barusan aku tanya Najah ingin melanjutkan di Jakarta Islamic School atau di SMA Negeri, dia pun menjawab yakin, “61.”

Konsekuensi pertama baginya, berangkat dari rumah akan lebih awal karena SMAN di Jakarta dimulai pukul 06.30. Jarak tempuh juga lebih jauh, hampir dua kalinya jarak ke SMPnya di Kalimalang. Najah pun mengangguk tanda dia sadar akan konsekuensi tersebut.

Go go go Najah, pengalaman baru ini in syaa Allah akan menarik dan penuh tantangan bagimu. Ma’an najah, semoga meraih kegemilangan di sekolahmu yang baru ya nak, aamiin.

Source: Situs resmi PPDB Jakarta 2017 Domisili Non DKI

Bukber dengan Ustadz Salim A Fillah

Alhamdulillah, sore ini berbuka diawali dengan siraman ilmu yang luar biasa dari Ustadz Salim A Fillah dari Yogyakarta, yang berkunjung ke Islamic Centre Iqro di Jatimakmur Pondok Gede, dalam acara Instagram, Inspirasi Petang Ramadhan.

Sayangnya saat aku ajak mampir ke rumah, beliau sudah harus ke Merauke jam 22 malam ini, subhanallah.

Syukran sharingnya ilmunya tadz, barakallahu fik!

Najah Graduation Day

It’s been three years Najah studying in Jakarta Islamic School/JISc and today is the time for her graduation day. Alhamdulillah, as her parents, we are satisfied with her NEM result.

Congratulations honey, hopefully you will get the best SMA for your next step of your life.

By the way, take a look at your Abi pose here. Three years are long enough to make him looked old, right? 😥

Unplanned Ifthar

Sometimes, unplanned event comes with good result. No preparation to serve our guests for break the fast together, this evening along with my hajj mate family, my Ustadz and my brother in law that live here nearby, we prove it that well.

My wife quickly prepare to cook rendang, opor, spaghetti and some snacks after the guests were confirming to join the ifthar. And my job, is just accompanying my guests to eat them all. It’s a fun job, right? Haha!

Thanks baby, you did it well again as a queen of our home for an event like this, as always. Love yaaa! ❤❤❤

Fardhu Kifayah Pagi Ini


Seorang tetangga​ wafat kemarin sore, dan baru dimandikan pagi ini. Beruntung di komplek kami ada seorang ustadz, Ustadz Syahruddin namanya, yang sudah sejak dulu menjadi andalan kami untuk pengurusan jenazah, dari memandikan, mengafankan dan menyolatkan, juga terkadang ikut menguburkan jenazah.

Dalam Islam, ini dikenal dengan Fardhu Kifayah, sebuah kewajiban kita sebagai muslim untuk mengurus jenazah saudaranya. Artinya, harus ada sebagian kaum muslimin yang melakukan hal ini terhadap mayit. Jika tidak ada, semua kaum muslim di daerah itu terkena dosa.

Sudah tiga kali ini aku mendampingi ustadz Syahruddin mengurus jenazah para tetangga di komplek, dari memandikan dan mengafaninya, termasuk memotong-motong 2 lembar kain kafan menjadi potongan-potongan kecil untuk membungkus mayit. 

Itu lah mengapa, bila aku ada di tempat saat ustadz Syahruddin diminta pergi ke shohibul musibah/rumah duka untuk mengurusi jenazah, aku pun bergegas mengikutinya. Melihat bagaimana cara beliau memuliakan jenazah dengan memandikan dan mengafaninya, membuat diri ini ingin belajar mengurusi jenazah, juga ikut membantu walau sekedar mengikat tali-tali kain kafan.

Innalillaahi wa innaa ilaihi roojiuun. Sesungguhnya kita ini milik Allah dan kepadaNya lah kita akan kembali.


Ifthar Jama’i

Aku sebisa mungkin menghindari acara buka puasa bersama, karena bakal kehilangan momen tarawih di musholla tercinta.

Tapi kalau buka bersamanya di musholla sendiri, nah itu baru sip, hehe

Ya, setiap Ahad di bulan Ramadhan ini, di musholla Baiturrahim kami adakan buka bersama, khusus untuk bapak-bapak serta kaum musafir yang kebetulan melintas di komplek kami.

Alhamdulillah, bukber yang baru dilaksanakan untuk pertama kalinya di musholla ini dihadiri oleh banyak jamaah, terasa sekali guyub dan makmurnya musholla kecil kami.

Marhaban yaa Ramadhan!